Kiss ME?


“Apa kau akan meninggalkanku begitu saja?” Suara parau dari seorang pemuda menatap lesu seorang gadis berwajah chubby yang ada di hadapannya.

“Maafkan aku” gadis yang ada di hadapannya hanya menunduk.

“Lalu bagaimana denganku?”

Gadis itu mengangkat kepalanya menatap balik pemuda itu. “Aku janji kita akan tetap berkomunikasi”

“Aku tidak percaya. Aku takut, saat disana kau sudah menemukan yang baru, lalu kau meninggalkanku begitu saja” balas pemuda itu.

“Tidak akan, aku janji! Kau adalah sahabat terbaikku”

Pemuda itu mendesah ‘sahabat’ ujarnya dalam hati.

‘Beberapa hari kemudian gadis itu pergi meninggalkanku. Aku tidak tahu harus melakukan apa lagi. Setiap hari rasanya sangat hampa. Biasanya selesai pulang sekolah aku pasti langsung ke rumahnya, mengajaknya bermain-main. Tapi sekarang, rumah yang berada tepat di depan rumahku sudah kosong, tanpa penghuni. Dia sudah pergi. Kenyataan ini sangat pahit sekali. Aku bahkan belum mengucapkan kata-kata yang dari dulu ingin ku sampaikan. Tak melihatnya sehari saja, membuatku merindukannya. Wajahnya, senyumnya, cara tertawanya, cara mengelus kepalaku seperti anak kecil karena aku lebih pendek dari dia, walaupun sebenarnya usia kami sama, hanya saja pertumbuhanku sangat lambat. Ya Tuhan aku sungguh merindukannya, sudah seminggu dia tidak menelponku ataupun mengirimku pesan, padahal dia sudah berjanji akan terus berkomunikasi. 1 bulan sudah dia pergi, dan semenjak itu dia tidak menghubungiku lagi. Sesibuk apa dia? Aku sangat merindukanmu Lalice

Advertisements

One thought on “Kiss ME?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s